Mia Aisyah Putri

sederhana itu indah part II

Didalam rumah Mira
"Mir, ini siapa, cantik sekali", tanya ibu Mira. "ini teman mira bu, tadi mira ketemu di depan". Asti sangat senang dipuji oleh ibu Mira karena ibunya tidak pernah memujinya seperti itu. Asti merasa nyaman dengan kesederhanaan keluarga Mira. Merka makan malam bersama, saling menyayangi dan peduli satu sama lainnya, sementara hal  itu tidak ia rasakan dirumahnya yang Besar dan penuh dengan barang barang mahal.Asti menangis karena menceritakan keadaan orang tuanya dan penculikannya tadi. Mirapun kaget dengan cerita Asti itu. Dibalik kemewahan barang barangnya, ternyata Asti tidak memiliki keluarga yang selalu berkumpul seperti keluarganya. Mira bersyukur kepada Allah atas kesederhanaan yang ia miliki.

Berberapa hari setelah kejadian itu
Orang tua Asti sadar bahwa mereka telah menelantarkan Asti dan mereka menjadi rukun satu sama lainnya. Mira dan Asti menjadi sahabat yang selalu bersama begitu juga dengan teman teman mereka. Asti juga sering mengajak Mira main kerumahnya. Ayah Mirapun sekarang bekerja sebagai supir dirumah Asti. Dan sikap Asti yang angkuhpun berubah dengan bersahabat dengan Mira.

Sederhana itu Indah part I

SEDERHANA ITU INDAH

"ayah ibu, mira berangkat ke sekolah dulu ya" kata Mira sambil bersalaman dengan kedua orang tuanya.
Mira setiap hari pergi ke sekolah dengan berjalan kaki karena ayah Mira yang sebagai supir angkot tidak mampu untuk membeli sepeda, tetapi Mira selalu riang pergi ke sekolah. Mira adalah pelajar berprestasi yg kurang mampu disekolahnya. Pagi hari itu matahari bersinar sangat cerah seperti semangat Mira yang berkobar untuk menuntut ilmu. Ditengah perjalanan tiba-tiba sebuah mobil melaju dengan cepat dan BYUUURRRRR baju Mira kotor terkena air kubangan. "aduh bajuku kotor, gimana ya kalau aku dimarahi bu guru nanti". Mobil itupun berhenti dan yang mengendarai mobil tersebutpun menghampiri Mira "nak maafkan bapak ya gara2 bapak baju kamu kotor begini". Mirapun menjawab "iya tidak apa apa pak". Tiba tiba seorang gadis dengan memakai pakaian seperti Mira turun dari mobil "Pak Diman ayo cepetan aku udah mau terlambat nih, ga usah ngurusin anak kampung ini dong pak". Tak lama mobil itu kembali melaju dengan cepat. Mirapun melanjutkan perjalanannya ke sekolah.

15menit kemudian....

Mira sampai di sekolah dan bel pun berbunyi. Bu Puspita masuk ke kelas dan membawa seorang anak baru. "Anak anak hari ini kita kedatangan murid baru pindahan dari Kota, namanya Asti, ayo Asti kamu perkenalkan diri ke teman barumu". "Hallo nama aku Asti, aku pindahan dari kota, aku pindah kesini bukan karna aku ga mampu tapi karna papaku pindah kerja ke deket sini", Dengan angkuhnya Asti memperkenalkan diri. "Asti sekarang kamu duduk dengan Mira ya, Mira semoga kamu bisa berteman dengan Asti". "Baik bu" Mira menjawab dengan senyum termanisnya. "Tapi bu, aku gamau duduk sama anak yg kotor dan bau itu" kata asti dengan nada angkuhnya. Bu puspita sangat terkejut mendengar perkataan tersebut. "Astagfirullah asti, sudah sekarang kamu tetap duduk dengan Mira ya". akhirnya dengan berat hati Asti duduk dengan mira.Selama sehari duduk dengan Mira, Asti merasa tidak nyaman karena seragam yg Mira pakai sangat lusuh dan bau terkena air kubangan tadi.

Hari hari dilalui Asti dan Mira dikelas tetapi jika bel istirahat berbunyi mereka tidak bermain bersama. Asti selalu bermain dengan Dita dan Nuri sementara Mira berteman dengan Mitha,Novi dan Fitri. Asti selalu memamerkan semua mainan dan perhiasan yang dia punya kepada teman teman sekelasnya. Selain itu Asti juga sering menceritakan kalau dia dan keluarganya berlibur ke luar negri dan mempunyai koleksi oleh oleh yang hanya edisi terbatas. Mira, Mitha, Novi dan Fitri juga mendengarkan cerita Asti tadi tetapi mereka tidak terlalu tertarik seperti teman teman yang lain.

Bel pulang pun berbunyi, seluruh siswa pulang kerumah mereka masing masing tetapi Asti masih menunggu pak Diman didepan gerbang sekolah. Bu Puspita melihat Asti yang sedang menunggu "Asti, kamu belum pulang nak?". "belum bu, supir aku lama banget jemputnya", jawab Asti dengan muka menahan tangis. "kamu tidak mau menunggu dirumah ibu saja?". "tidak usah bu, aku tunggu disini saja". "yasudah Asti ibu pulang dulu ya, Assalamualaikum". "waalaikumsalam, (ah kenapa ga nunggu sama aku aja sih bu puspita, nyebelin)" kata Asti dalam hati. Sementara dijauh sana seorang laki laki memperhatikan gerak gerik Asti. Dia sangat tertarik pada perhiasan yg dipakai Asti.

Setelah satu jam menunggu akhirnya ada laki laki yang menghampiri Asti. "hey adik manis, ikut kaka yuk, kayaknya kamu ga akan dijemput deh, dirumah kaka banyak mainan sama permen". "ka....kamu si...apa" tanya asti dengan ketakutan. "aku rama, aku diutus papa kamu untuk jemput kamu, ayo ikut kaka ke mobil". kata orang asing itu sambil menggandeng asti menuju mobilnya.

sesampainya dimobil sudah ada 2 laki laki lain didalamnya. Mulut Asti ditutup dengan tangan laki laki yang bersamanya tadi. Asti baru sadar bahwa dia akan diculik seperti film film yang suka ia tonton. Asti berfikir bagaimana cara ia melarikan diri. Astipun bertingkah seperti orang yang ingin buang air. Mobil itu berhenti. Seorang laki laki mengantar Asti ke tengah hutan untuk buang air kecil. "Ka jangan ngintip dong, Asti malu nih", kata Asti mengelabuhi si penculik. Setelah si penculik tidak melihat ke arah Asti, diam diam Asti berlari menjauhi penculik itu.

Asti terus berlari sampai akhirnya dia menemukan sebuah rumah yang tidak layak huni dan sangat berbeda dengan rumahnya. Asti mengintip dari luar rumah dengan menaiki kursi, ternyata terdapat sebuah keluarga yang sedang makan malam bersama. Asti sangat menginginkan keadaan itu karena ayah dan ibunya selalu bertengkar dan meninggalkannya sendiri. Asti selama ini menutupi kesedihannya dengan bersombong diri kepada teman temannya.

Saat Asti sedang mengintip tiba tiba ia terkejut dan ia terjatuh dari kursinya. Seseorangpun keluar dari rumah itu dan ternyata itu Mira. Asti sangat malu dengan kehadirannya disana, Mirapun terkejut karen kehadiran Asti yang tidak terduga. "Asti kenapa kamu bisa disini, Ayo masuk tapi maaf rumahku mungkin ga layak buat kamu". Dengan malu malu Asti masuk ke rumah Mira.

MYMP- No ordinary love

This could have been just another day
But instead we're standing here
No need for words it's all been said
In the way you hold me near
I was alone on this journey
You came along to comfort me
Everything I want in life is right here
'Cause

Chorus:
This is not your ordinary
No ordinary love
I was not prepared enough
To fall so deep in love
This is not your ordinary
No ordinary love
You were the first to touch my heart
And everything right again with your extraordinary love

I get so weak when you look at me
I get lost inside your eyes
Sometimes the magic is hard to believe
But you're here before my very eyes
You brought joy to my world
Set me so free
I want you to understand
You're every breath that I breathe

Chorus

From the very first time that we kissed
I knew that I just couldn't let you go at all
From this day on, remember this:
That you're the only one that I adore
Can we make this last forever
This can't be a dream
'Cause it feels so good to me
Please read and comment